cuma pengen cerita

Saturday, September 23, 2006

tulisan pertamaku di koran :)

Anak Bajang Menggiring Angin,
Belajar dari Kisah Wayang

Ngabuburit..orang Bandung atau orang yang sudah lama tinggal di Bandung pasti tahu dengan budaya ini, menunggu waktu buka puasa dengan berjalan-jalan. Demikian juga yang saya lakukan pada hari pertama puasa tahun lalu. Berbekal Peta Komunitas Buku Bandung, saya dan seorang teman ngabuburit dengan berjalan kaki mengelilingi toko-toko buku yang ada di sekitar wilayah Dago. Di salah satu toko buku, mata saya menangkap sebuah buku bersampul merah menyala dengan judul Anak Bajang Menggiring Angin karya Sindhunata. Di bagian belakangnya tertulis: kisah wayang bernilai sastra yang diilhami kisah Ramayana yang hidup di masyarakat Jawa.Wow, rasanya seperti perompak yang baru menemukan harta karun. Buku itu memang sedang saya cari-cari. Terngiang-ngiang di telinga perkataan sepupu saya beberapa waktu sebelumnya ”kalau mau belajar wayang, kamu harus baca anak bajang...”. Saat itu, saya memang sedang giat-giatnya mencari referensi tentang wayang, kesenian tradisional yang menurut saya sangat besar pengaruhnya terhadap kultur dan karakter beberapa suku di Indonesia. Tanpa pikir panjang, saya pun membeli buku itu.

Membaca Anak Bajang Menggiring Angin merupakan pengalaman yang benar-benar mengasyikkan bagi saya. Kisah Ramayana disajikan dengan kata-kata yang sangat puitis. Cerita dibuka dengan kegagalan Dewi Sukesi dan Begawan Wisrawa dalam menguraikan makna Sastra Jendra- semacam ajian yang konon bila maknanya terurai akan membuat manusia semulia dewa-. Kegigihan keduanya terkalahkan oleh hawa nafsu yang mengakibatkan kelahiran Rahwana, raksasa yang kelak menculik Dewi Sinta dari suaminya. Cerita bergulir terus ke tempat lain di mana Anoman lahir, kehidupan Rama, pernikahan Rama dengan Dewi Sinta, diculiknya Sinta oleh Rahwana, hingga perjuangan Rama dibantu oleh adiknya, Laksmana, dan kera putih yang sakti, Anoman, pergi ke Negeri Alengka untuk menyelamatkan Sinta .

Tidak berlebihan bila sepupu saya berkata saya harus membaca buku Anak Bajang Menggiring Angin bila ingin mengetahui cerita wayang. Begitu banyak tokoh yang diceritakan di buku ini. Tidak hanya berkutat pada Rama dan Sinta. Belum lagi sisi-sisi tokoh wayang digali lebih dalam sehingga di balik kemustahilan yang banyak diceritakan pada kisah ini, tergambar pula sisi-sisi kemanusiaan yang mebuat sang tokoh menjadi seolah nyata. Salah satunya adalah tokoh Rama. Dari cerita yang saya dapat dari komik, serial televisi, atau cerita guru di sekolah, Rama digambarkan sebagai ksatria perkasa yang hebat dan mempesona. Gambaran umum tentang laki-laki dambaan sejuta wanita. Namun di buku ini, Rama yang begitu ksatria dapat menjadi begitu cengeng saat kehilangan Dewi Sinta. Dan Rama yang ksatria juga tidak lepas dari sisi arogan kelaki-lakiannya. Setelah berjuang setengah mati mengalahkan Rahwana dan puluhan ribu bala tentara Alengkanya untuk menyelamatkan Dewi Sinta, dengan teganya dia meminta dewi cantik jelita itu melemparkan diri ke kobaran api dengan alasan yang sungguh kerdil, takut jika Sinta istrinya sudah tidak suci lagi. Padahal Sinta yang selama ini digambarkan begitu lemah telah berjuang mati-matian menghadapi kebengisan Rahwana untuk mempertahankan kesuciannya.

Tentu saja bukan hanya kisah cinta yang ada di buku ini, membacanya saya seperti mendapat siraman petuah bijak. Adegan di mana Dewi Sukesi berhenti meratapi nasibnya, dan menyadari bahwa kesalahan masa lalunya timbul karena ia tak sanggup untuk menderita benar-benar memberi saya pengalaman batin yang luar biasa. Kebahagiaan terkadang hanya keindahan yang menipu. Penderitaan merupakan milik kita yang berharga, karena dengan melaluinya lah kebahagiaan sejati dapat diraih.

Kisah Ramayana yang pertama kali digubah oleh Mpu Walmiki ratusan tahun yang lalu telah hadir dengan berbagai macam versi. Namun, banyak pengamat sastra berpendapat bahwa buku ini tak dapat dianggap sebagai sekedar salah satu versi dari kisah Ramayana, melainkan sebagai penciptaan kembali kisah tradisional Ramayana ke dalam bentuk sebuah karya sastra dengan gaya bahasanya yang khas, imajinasi simboliknya yang kaya, dan penggalian filosofis yang dalam.

Belajar ternyata memang dapat melalui apa saja. Cerita wayang yang penuh dengan kemustahilan ternyata menyimpan pelajaran hidup yang begitu berharga. Ternyata tak berlebihan bila saat pertama kali saya menemukan buku ini, saya merasa seperti menemukan harta karun karena di dalamnya memang terkandung mutiara kehidupan.
ada di "Kampus" PR kamis, 21 September 2006 dengan perubahan judul n sedikit pebaikan editorial..thx a lot buat dipan senja.. (salah satu cara sombong modern :p)

Monday, May 15, 2006

:(

ingin ku hidup dengan diriku saja
tak peduli kau ada atau tiada

ingin ku tertawa untukku saja
tak peduli kau dimana dan sedang apa

ingin ku menangis karenaku saja
bukan karena senyum, tawa, teriak, atau tangismu

Thursday, May 04, 2006

keliling Indonesia

guys...gw pengen banget keliling indonesia..!!!!!!

"alah..lu mah paling omong doang"

"ih..gw sih jauh lebih pengen keliling eropa"

"keliling bandung aja gw yakin lu belum"

"huahaha..harus cepat2 tuh, ntar lu keburu mati"

"keliling Indonesia? keliling Indonesia tenggelam kali"

"mau kapan? harus cari suami yang berjiwa petualang kaya gw tuh!"

"mimpi aja terus..."

liatin aja, suatu saat bakal ada foto2 gw di tempat2 luar biasa di Indonesia di blog ini

karena di tanahnya aku berdiri
dan dari airnya aku menyambung hidup

ket: Indonesia tenggelam adalah nama kolam(yang di dasarnya ada peta Indonesia) di salah satu perguruan tinggi di bandung.

abu putih

Buat banyak orang
Abu-abu dan putih mungkin
Cuma nama warna yang bisa dilihat kapan saja
Dimana saja

tapi buat saya
abu-abu dan putih
seperti kekuatan sihir
karena semuanya berawal dari sana

entah di tempat mana lagi di dunia
saya bisa ketemu
sama musuh besar
yang setiap hari menantang saya untuk perang
dari mulai perang spidol, sapu, choki-choki
sampai perang air
yang hobi banget ngehina saya
dari ujung rambut sampai ujung kaki
tapi juga bisa saya ejek, pukul, tendang, bahkan tampar
kapanpun saya mau (dengan resiko pasti dibalas dengan
yang lebih sakit :p)

entah di tempat mana lagi di dunia
saya bisa ketemu
sama teman sekelas
yang suka nyoret-nyoret buku saya
yang hampir selalu nyontek PR saya
yang sering banget nyuruh saya ngerjain tugas dia
(dan herannya saya selalu mau)
tapi dengan ajaibnya
nelpon saya setiap tengah malam
buat nyemangatin saya belajar
menjelang Ebtanas dan SPMB

entah di tempat mana lagi di dunia
saya bisa ketemu
sama orang aneh
yang saya yakin layak
jadi pasien di Riau 11
yang saking narsisnya
selalu ngerasa jadi
cowok terganteng se bandung
yang ngerasa mirip banget sama
fauzi baadilah n adam sandler
(dengan catatan kalau dia masih selevel lebih ganteng…..alah…)
yang sama leboynya sama cowok2 lain
tapi tetap yakin kalau dia
cowok terbaik n tersetia sedunia


bagaimana bisa saya menganggap abu-abu dan putih hanya sekedar warna kalau musuh besar,teman sekelas, sekaligus orang aneh itu hingga kini jadi sahabat terbaik saya…..
jadi bagian yang begitu penting dalam hidup saya..
(penting untuk dilupain aja..:p)

kalau ada orang yang bilang kalau persahabatan antara cewek dan cowok itu nggak ada, saya nggak sepakat.

Wednesday, May 03, 2006

wow..akhirnya punya blog

setelah sekian lama orang2 ribut ngomongin blog..akhirnya diriku tergoda juga..thanks to anin yang udah bantuin bikin..
cuma pengen cerita..
cuma pengen nulis..
cuma pengen berbagi..
jadi, ga usah berharap banyak setelah baca blog ini

walaupun udah telat satu hari,
selamat hari pendidikan nasional
selamat hari ulang tahun taman siswa
jadi inget beberapa tahun yang lalu..dua tahun kali ya..minum es kelapa muda di depan taman siswa yogyakarta..emm...so yummy...es kelapa muda terenak sedunia.

hari ini baca status ym-nya seorang teman..tulisannya "takut itu manusiawi"..bener ya?? bagus lah, kalau gitu saya memang manusia(walaupun bukan rocker:p)